Pertama Kali Menjejakan Kaki Ke Kota Jambi


Ini merupakan kali pertama perjalanan kami ke kota Angso Duo Jambi sekeluarga dan perjalanan jauh ke dua setelah Anyer dan Bandung pada tahun 2011 yang lalu, kalau ayah sendiri dari masih bujangan sudah bolak-balik kota ini apa lagi saat mendapat proyek di salah satu bank kota ini, kalau dulu masih pake mobil WK (Wijaya Kusuma yang sudah tidak beroperasi lagi) atau TOP.

Dengan harga ticket sebesar 60 ribu perkursi kamipun membeli untuk 3 kursi untuk keberangkatan pada pukul 10 pagi dengan menggunakan bus IMI, keberangkatan kami kali ini di karenakan adanya sepupu bunda yang akan menikah pada minggu besok, di mana ibunya beliau merupakan adik kandung dari datuk, bunda pun sedari dulu juga sering berkunjung ke kota Jambi tetapi kali ini berbeda karena sudah membawa keluarga.

Dari sejak pagi kamipun mulai bersiap untuk menuju ke loket bus imi, bukan kami saja yang akan berangkat pada hari ini ada keluarga Ayah Angga, dan Abi pun juga ikut berangkat semuanya. Ternyata bus yang akan kami naiki berjenis isuzu elf, mengingat kondisi jalan Palembang Jambi yang bisa di bilang tidak pernah bagus dari tahun ke tahun sehingga bunda banyak membawa camilan untuk ayuk dan adek biar tidak terlalu rewel dijalan.

Tepat pada pukul 10 pagi bus IMI ini pun bergerak meninggalkan kota Palembang, bus travel melaju santai, oh iya... saat keberangkatan ini bunda lagi hamil muda loh anak ke 3 kami, jadi tidak heran kalau bunda selalu terlihat lemas dan lesu.

Di salah satu pelataran rumah makan di kawasan Betung
Sekitar 2 jam perjalanan di kawasan betung, bus pun memasuki salah satu rumah makan yang biasa di singgahi oleh travel dan bus-bus lintas timur, lumayan ramai rumah makan yang kami kunjungi ini, tetapi kami sudah membawa bekal makanan sendiri berupa daging rendang kering dan nasi akhirnya kamipun makan di salah satu pelataran rumah makan ini.

Lumayan lama bus ini berhenti di sini sekitar hampir 1 jam akhirnya kamipun melanjutkan perjalanan lagi, ternyata prediksiku salah jalan yang kukira bakal macet dan rusak ternyata saat kami lalui lumayan bagus dan tidak terjadi kemacetan, Sungai lilin, Bayung Lincir sudah kami lewati.



Tidak lama lagi kamipun akan tiba di kota Jambi, perjalananpun kami nikmati, kakak terkadang naik turun kursi bermain bersama sepupunya yang lain, pukul 4 sore kamipun tiba di kota ini menunggu jemputan yang akan membawa kami ke tempat tujuan.


You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey