Timbangan Jadul, Dari Bapak Hingga Anak

Kartu Timbangan yang berisi kata-kata mutiara
Setelah sampai di parkiran di kawasan pasar burung tujuan pertama kami tujuan kami adalah timbangan badan jadul yang sudah ada mungkin sejak era tahun 1980-an, timbangan yang hanya dengan memasukan koin dapat mengeluarkan kartu berisi berat badan kita dan di sisi lainnya adalah kata-kata mutiara. 

Dulu saat masih ABG era tahun 90-an paling sering menimbang berat badan karena mau baca kata-kata mutiara yang ada di belakang kartu yang keluar dari mesin tersebut, berbekal uang 100 perak dulu sudah bisa menimbang berat badan plus membaca kata-kata mutiaranya, terkadang menimbang 2 sampai 3 kali biar kata-kata mutiaranya bagus.

Saat ini timbangan badan ini masih tersisa 2 unit yaitu yang berlokasi di pertokoan Megariah & di sebelah toko serbu  arah ke pasar burung yang sama mematok tarif 1.000 perak  untuk sekali menimbang, jika tidak ada koin bisa di tukar di penjaga timbangan ini atau kasir toko pasti di kasih tukaran koin.

Hari ini kakak & adek melakukan penimbangan badan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke pasar burung.


You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey