Hari Terakhir Di Kota Pelajar


Pagi ini rencana kami mau kembali ke mawar losmen untuk mengambil koper  dan beberapa barang kami yang masih di tinggal di sana, dan ke pusat perbelanjaan untuk membeli beberapa buah tangan titipan keluarga.

Ayuk & kakak tidak mau ikut, alasan mereka capek jadi mereka tinggal di hotel bersama hp & tablet mereka, awalnya kami ini naik trans jogja yang tempat keberangkatannya ada di terminal jombor, tetapi mengingat waktu kamipun mengurungkan menggunakan trans jogja.

"12 ribu bun, sampai ke pasar bringharjo" saat ku beritahu bunda tarif gojek yang ada di aplikasi
"iya sudah pesen saja 2 gojek" kata bunda

Kami menggunakan gojek bisa lebih cepat dan murah, karena kalau menggunakan mobil gocar atau grabcar tarifnya 36 ribu dan waktunya lebih lama, sehingga pilihan dengan menggunakan gojek ini merupakan alternatif yang termurah dan tercepat.

Bagian dalam pasar bringharjo
Bunda dan adek sudah berangkat terlebih dahulu menggunakan gojek yang sudah kupesan sebelumnya, akhirnya tidak lama berselang gojek yang aku order pun datang, kamipun langsung berangkat, jalan lusur menuju ke kawasan malioboro menjadi pilihan mas gojeknya, tetapi karena ada jalam yang di tutup, akhirnya motor nya berputar arah dan munculnya tepat di simpang empat tugu pal putih.

Akhirnya setelah sampai di dekat hotel mutiara akupun meminta turun ke mas gojeknya, karena kebetulan ada atm yang dekat lokasi tersebut, menyusuri jalan malioboro yang masih sepi, pedagang  kaki lima masih mempersiapkan dagangannya.

Setelah sampai di pasar Bringharjo ternyata bunda masih ada di dalam bangunan pasar untuk membelih beberapa keperluan itupun setelah bunda mengangkat telponku, akupun duduk sendiri sambil memperhatikan para pengamen yang beraksi, Para menjual makanan pun menawarkan makannya sebagai sarapan pagi,... hehehe aku kan sudah sarapan pagi.

Para penjual makanan di depan pasar Bringharjo
Tak lama berselang adek pun muncul di pintu masuk pasar bring harjo,
"Kenapa dek, mana bunda ?tanya ku
"Bunda masih di dalam, adek haus"jawab adek

Akhirnya kami membeli 2 minuman jeruk, yang kami minum di depan salah satu toko yang masih tutup, pengamen yang masih beraksi dengan suara yang serak-serak basah menambah ramai suasana pasar ini. Dan setelah 15 menit kemudian bunda pun selesai berbelanjanya.

Adek & Es Jeruknya
Kamipun ingin langsung menuju ke mawar losmen di kawasan sosrowijayan untuk mengambil barang kami yang masih ada di sana, akhirnya kami memilih naik becak, dengan ongkos sebesar 20 ribu yang bisa mengantar kami ke kawasan sosrowijayan, dimana penarik becaknya harus memutar  melalui jalan Bhayangkara yang juga melihat wilayah pabrik bakpia pathuk di Jalan. Ks Tubun.

Bertiga saat naik becak ke Sosrowijayan
Setelah sampai di kawasan Sosrowijayan akupun langsung ke penginapan untuk check out dan mengambil koper dan beberapa barang yang masih ada di kamar hotel tersebut, dan saat menunggu taxi online kami lihat gudeg mbah lindu yang lagi beres-beres untuk pulang, selama hampir 1 minggu di sini saya lihat yang melayani bukan mbah lindu lagi tetapi mungkin anaknya.

Lapak gudeg mbah lindu lagi beres-beres setelah berjualan
Akhirnya mobil karimun yang sudah kami orderpun datang, setelah kami menaikan seluruh barang kami, kamipun meluncur ke hotel borobudur untuk bersiap-siap kembali ke Palembang. See you next time Yogya..


You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey