Masjid Gede Mataram Yang Ber gapura Paduraksa

Kakak berpose di depan masjid gede mataram
Kurang lebih 10 menitan setelah menyusuri jalan yang lumayan sempit untuk kendaraan roda 4, maka kamipun sampai di lokasi parkiran Jalan Masjid Mataram yang sudah di sediakan oleh penduduk sekitar walaupun tidak lebih dari 5 mobil yang bisa parkir disana.

Kamipun berjalan lurus saja terlihat gapura bersitektur paduraksa tampak di depan kami, di balik gapura tersebut nampak masjid yang bersih dan terawat yang walaupun sudah berumur, di samping masjid bagian belakang  terdapat pemakaman raja-raja mataram dan ada sendang yang di sebut sendang seliran.

Suasana mesjid yang sunyi dan nyaman membuat banyak pengunjung yang memanfaatkat beristirahat di beranda masjid, sembari menunggu waktu sholat, beberapa pohon peredu yang di tanam di depan halaman masjid membuat semilir angin bertiup lembut ke dalam ruangan masjid.

Makam raja mataram
Kamipun sempat berkeliling sampai ke makam raja mataram dan sendang seliran, akhirnya kamipun beristirahat di dalam masjid sambil menunggu azan ashar. Tempat yang tenang dan damai saat kami rasakan saat duduk di dalam ruangan utamanya, dengan ornamen ukiran khas tempo dulu dari mimbar, jendel dan pintu serta atap berbentuk limasan. Terasa banget ke bhinekaan tempo dulu di mana masjid ini dibangun oleh  masyarakat yang etnis agama baik budha, Hindu dan Islam itu sendiri.

Tidak terasa azan ashar pun menggema, kewajiban harus di tunaikan dan haripun semakin sore untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.

" Ayuk, jadi nggak ke tembok ijo nya.. ?" tanyaku ke ayuk
"Capek yah... kaki udah pada pegel.... nggak usahlah.." Jawab ayuk

Seharusnya masih ada destinasi di daerah ini yang harus di tempuh dengan jalan kaki yaitu : ke tembok ijo, Rumah Pesik, Omah Kuno pos malang, Omah UGM, tetapi karena ayuk sudah kecapekan maka kamipun menuju destinasi selanjutnya.

Pintu Masuk Masjid Gede Mataram
Masjid Kotagede Yogyakarta adalah salah satu masjid tertua di Yogyakarta. Bangunan ini merupakan masjid peninggalan Mataram yang masih bisa dilihat sekarang dan juga masih dipakai sebagaimana fungsinya .Di kotagede Yogyakarta memang terdapat banyak peninggalan bersejarah yang menyimpan informasi pada masa kerajaan Mataram. Salah satu tempat bersejarah di kota ini adalah Masjid Agung Kotagede yang dibangun pada zaman kerajaan Mataram pada tahun 1640 oleh Sultan Agung bergotong-royong dengan masyarakat setempat yang pada umumnya waktu itu beragama Hindu dan Budha, Masjid ini sampai saat ini tetap dipakai untuk tempat beribadah umat Islam warga setempat. Bangunan tersebut merupakan bentuk toleransi antara umat beragama waktu itu. Sebagian besar waktu itu warga masih memeluk agama Hindu dan Budha dan dengan senang hati ikut membantu pembangunan masjid ttersebut. Ciri khas Hindu dan Budha terlihat dari tiang dari kayu yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Agung yaitu gapura masjid yang berbentuk Paduraksa.


You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey