Hewan-Hewan Pedestrian Dari Yang Melata Sampai Nocturnal

Adek azam dan ular boa kuning
Malam ini kamipun menuju ke kawasan pedestrian Sudirman, salah satunya karena adanya pagelaran budaya mainan lamo Palembang yang di gagas oleh komunitas Kambangan, selain itu ada juga di bagian Qhotmil Quran yang di asuh oleh Ustad KH Nawawi Dencik juga kedatangan tamu Ustad Abdul Karim Al Makki dari negeri jiran, kita ketahui kalau ustad Abdul Karim Al-Makki ini merupakan salah satu pengisi suara di serial Upin & Ipin.

Menyusuri lagi kawasan yang ramai pada malam ini walaupun cuaca masih berselimut asap kabut dari kebakaran hutan dan lahan. Bersama nyai dan juga 2 orang ponakan yang masih kecil pun tidak mau ketinggalan. sebelum pergi ke kawasan ini perut ku lagi bermasalah terkadang sakit terkadang hilang, menurut bunda hanya kembung biasa dan obat maag yang biasa bunda makan pun menjadi santapan ku malam ini.


Saat melintasi di komunitas reptil, mereka pun berpose walaupun di ucup masih takut pada ular, tetapi saat berfoto justru kakak yang berteriak-teriak histeris saat boa kuning itu di kalungkan ke lehernya, jenis ular yang menggunakan belitannya untuk meremukan mangsanya ini kepalanya sempat di pegang ayuk dan adek saat berfoto, sehingga kakak pun makin histeris.

Boa pembelit tergolong ular yang bertubuh besar. Panjang keseluruhan tubuhnya antara 0.91 hingga 3.9 meter, namun ular yang sering ditemukan hanya mencapai panjang 2.2 meter. Ular betina berukuran lebih besar daripada ular jantan. Di penangkaran, seringkali ular boa bisa tumbuh lebih panjang dari ukuran normalnya di alam. Panjang spesies tangkaran yang pernah di ketahui adalah 4.3 meter. Berat rata-rata ular ini mencapai 27 kg. Ular yang penyebarannya banyak terdapat di Amerika Selatan, Argentina dan kepulauan karibia, dengan tubuhnya dihiasi oleh pola berbentuk lingkaran besar berwarna cokelat terang yang berjejer dari belakang kepala hingga pangkal ekor. Setiap pola lingkaran tersebut dibatasi dengan warna cokelat tua. Bagian bawah perut berwarna cokelat pucat. Pada kedua sisi badannya, warna cokelat tua dihiasi dengan guratan-guratan berwarna cokelat pucat yang berbaris dari leher hingga ekor. Ekornya berwarna cokelat tua dengan garis-garis berwarna cokelat muda yang membentuk lingkaran. Beberapa spesimen boa juga memiliki kombinasi warna lain selain cokelat, mulai dari hitam, abu-abu, oranye, kuning, albino, pastel albino, hingga kemerah-merahan.

Krucil bersama dengan burung hantu
Komunitas selanjutnya yang kita singgahi adalah komunitas burung hantu di kota ini, ada beberapa jenis burung hantu yang mereka miliki di dalam komunitas ini dari yang kecil sampai yang sudah besar. Dengan sorot  mata yang tajam burung yang merupakan binatang malam ini banyak di takuti oleh hewan lain dan juga manusia, karena di anggap sebagai pertanda kematian dan musibah. 

Dulu aku pernah memelihara jenis burung nocturnal ini, yang berjenis barn owl atau serak jawa yang di dapat saat mengunjungi pasar burung, burung hantu dengan muka khas yang bulat tersebut ku beri nama owl yang artinya burung hantu, pertama kali memberinya makan kuku kakinya yang tajam mencengkram erat tanganku yang tidak memakai alas, sangat terasa saat kuku kakinya memasuki badanku, hingga lubang bekas kukunya mengeluarkan darah. 

Melihat kejadian ini keluarga di rumah justru takut dan tidak berani untuk memberinya makan,  apalagi saat itu bunda sedang hamil adek. Sampai akhirnya saat ku tinggalkan beberapa hari untuk perjalanan dinas di luar kota, dan setelah kembali lagi ke rumah ku dapati kalau si owl sudah tergantung tidak bernyawa di tiang tempat burung ini sering berdiri.

Adek bersama ponakan ku ikut berfoto bersama burung nocturnal ini, walaupun ucup hanya berani membelannya saja. Bunda pun tidak mau ketinggalan ikut berfoto bersama buffy fish owl,  sembari aku berkata ke bunda " Sayang ya dulu nggak berani kasih makan owl , kalau tidak udah keren juga owl kita, bisa di taruh di pundak seperti orang itu", sambil melotot bunda menanggapi perkataan ku.

Bunda bersama Buffy Fish Owl

You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey