Pasar Malam Di Springhill, Hiburan Rakyat Murah Meriah

Adek & Kakak di permainan istana angin
Sudah beberapa malam ini plataran ruko spring hill yang biasanya di pakai oleh anak-anak untuk latihan beladi berganti suasana menjadi pasar malam yang berwarna-warni, dari istana angin, kereta-keretan, komedi putar, dan terlihat para pedagang yang ikut membaur di dalam keramaian.

Adek dan kakak yang penasaran dengan keramaian ini, sering berulang-ulang menayakan, "Kapan ke pasar malam yah".... "kapan ke pasar malam..nanti habis", paling-paling kujawab hanya dengan senyuman saja.

Istana angin
Letaknya pasar malam yang memang sangat strategis yang merupakan jalan umum tempat perlintasan, sehingga tidak heran hampir tiap malam pasar malam ini di penuhi oleh anak-anak kecil yang di temani oleh orang tuanya untuk menikmati permainan yang ada di sini ataupun sekedar membeli makanan atau jajanan lainnya.

Malam ini setelah selesai menyantap bakso sebagai makan malam, kamipun meluncur ke pelataran springhill ini untuk sekedar menyaksikan keramaaian di pasar malam ini, adek dan kakak yang ingin bermain di istana angin pun bergegas melepas alas kakinya untuk melompat-lompat di wahana tersebut.


Kami bertiga hanya duduk menunggu di luar wahana permainan istana angin, sambil memakan arum manis yang sempat ayuk beli. 

Di Palembang sendiri pada beberapa tahun yang lalu pasar malam Montana yang mendominasi dengan permainan kincir atau orang Palembang sering menyebutnya sebagai roda lambung, roda gila komedi putar, pesawat berayun serta banyak lagi yang lainnya, yang rata-rata masih di gerakan secara semi manual, di mana kalau di lihat dari sisi safety sangat kurang mendukung.

Selain permainan anak-anak di atas justru yang menjadi permainan pokok di pasar malam montana ini adalah permainan ketangkasan, permainan yang berbalut dengan aroma judi ini banyak di minati oleh pengunjung, baik lempar gelang, lempar bola, pembelian kacang ber nomor undian, dan banyak lagi. Tetapi saat ini pasar malam Montana ini sudah jarang kelihatan lagi

Kalau melihat jauh kebelakang lagi di era tahun 1990-an pasar malam ini ada jika ada pertunjukan sirkus ataupun lumba-lumba, maka otomatis akan ada pasar malam dadakan, seperti dulu yang sering di lakukan di kawasan lapangan nigata Plaju.


Saat ini fasilitas pasar malam pun lebih menarik dan sudah serba menggunakan listrik, tidak lagi semi manual, dengan warna-warni yang lebih eye catching untuk menarik perhatian anak-anak. Dengan durasi bermain sepuasnya adek dan kakak terlihat berkeringat, setelah terasa capek dan haus akhirnya mereka menyerah sendiri untuk menyudahi permainan tersebut.

You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey