Memandang Gelombang Kemegahanmu



Adek sepertinya belum mau beranjak pergi dari kawasan ini, akhirnya kamipun berdiri di pelataran sungai musi di palembang sendiri di sebut dengan "Dam-an" yang berasal dari kata di pengedaman. Kamipun memandangi sungai ini dan segala kegiatan nya, adek ku dudukan di tempat yang lebih tinggi, biar lebih leluasa melihat keadaan di sungai musi.

Di sisi kiri tampak jembatan Ampera dan rel LRT yang kokoh menjulang, di bagian depan gedung pasar 16, dan di samping kanan rumah rakit dengan setia mengikuti gelombang sungai musi. Kalau sore kawasan ini akan ramai dengan orang orang yang sekedar duduk sanraj, bersama pacar atau pun mengajak keluarga untuk melepas senja.




Memang sudah lama kami tidak berdiri di tepi sungai seperti ini, karena di tempat tinggal kamipun tidak ada sungai, wajar sekali kalu kami pun betah berlama-lama memperhatikan sungai ini dengan segala tingkah laku nya, seperti ada magnet tersendiri yang membuat kami terpaku, kuasa Mu memang sangat agung membuat aliran air ini menjadi urat nadi kota ini.




You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey