Taman Gajah, Bukan Taman Publik Biasa


Kucari telpon pengemudi taxi online yang kebetulan pernah tinggal di kota Palembang sebagai pegawai PT. Pos Indonesia tersebut.

"Maaf pak, ini tadi yang naik taxi onlie bapak dengan tujuan teropong kota" kataku
"Iya kenapa dek...."jawab bapak di seberang telpon, sambil ku ceritakan masalah kececeran 2 kunci kamar hotel tersebut
"Saya sudah pulang dek.... tapi saya coba cek dahulu.... kalau ada nanti saya kontak lagi"jawab bapak tersebut

Akhirnya taxi online pun datang menjemput kami di depan pintu keluar, tujuan kami selanjutnya adalah taman gajah yang terletak tidak terlalu jauh dari tempat kami menginap, hanya berjalan kaki kurang lebih 10 menit bisa sampai ke tempat ini.

Notifikasi WA kupun berbunyi, 
"ada dek kuncinya 2 buah , jadi mau bagai mana" saat ku baca wa dari bapak tersebut
"Bisa bantu kirim nggak pak pakai gosend ke hotel nanti saya yang bayar" kataku
"Ok dek" balasan dari wa bapak tersebut.


Taxi online yang ku tumpangi pun terus meluncur ke arah taman gajah, sesaat kemudian kendaraan tersebut sudah tiba ke tujuan, malam ini taman gajah lagi ramai karena ada acara Lampung Musiculinary Fest, sehingga tidak heran banyak makanan dan minuman yang di jual di stand-stand yang ada di taman ini, dari es cream sampai sosis jumbo bakar, dari cilok sampai bakso bakar dan beragam makanan lainnya.

Pengunjung yang mendatangi taman ini lumayan ramai, banyak yang membeli minuman kekinian yang membuat adek juga sempat menunjuk-nunjuk minuman tersebut agar bisa di belikan.

Adak dan kakak sempat mencoba bermain scooter electrik dan motoran trail electric berkeliling taman gajah ini.


Sebenarnya tujuan ke sini adalah untuk melihat air mancur menari, tetapi sepertinya harapan itu harus dilupakan karena dengan adanya festival ini air mancur pun tidak hidup, banyak fasilitas yang ada di taman gajah ini, sebagai ruang terbuka hijau selain menyediakan jogging track juga ada arena skater board park, lapangan basket dan wahana permainan anak-anak.

Ingin rasanya berlama-lama di taman ini tetapi malam makin mendekap larut, sedangkan besok kita sudah ada janji bersama para driver untuk wisata ke pantai, kamipun beranjak pulang ke hotel sambil menikmati minuman kekinian.






You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey