Malam Minggu Bersama Pecel Lele Ibu Wana (Special Sambalnya)

Sudah beberapa hari ini bunda mengalamai sakit flu yang lumayan parah, sudah beberapa hari hanya beristirahat dan berbaring di tempat tidur, musim hujan yang sudah melanda seluruh kawasan kota Palembang dan sekitarnya di tambah dengan "banjir"nya buah-buahan dengan beragam jenisnya menjadi pasangan yang serasi untuk kondisi saat ini.

Malam ini abang Zaki yang di antar oleh bundanya untuk menginap di rumah karena sudah sedari lama si abang ingin menginap di rumah untuk tidur bersama adek  tetapi belum ada kesempatan, jarak rumah kami dengan rumah abang tidak telalu jauh karena jika siang hari terkadang abang bersama adik-adiknya bermain ke rumah atapun adek yang bermain ke tempat abang.

Bunda yang bisa setiap malam menyantap santapan malam yang berkuah dan hangat untuk memulihkan staminanya, tetapi malam ini bunda inginya makan pecel lele, dan berangkat kami ber empat menuju pecel lele ibu wana yang terletak di pelataran ruko spring hill.

Abang pesanya pasti ini "petok....petok....petok" kata adek menirukan gaya ayam
Kami pun memesan 3 lele goreng dan 1 ayam goreng dan tidak lupa es teh manis untuk abang dan es tawar untuk adek, ini kali pertama kami makan di pecel lele ini yang kata tetangga sambelnya yang mantab.

Makanan yang kami pesan tidak lama pun sudah mendarat ke meja kami, kebetulan saat itu warung pecel lele ini tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa pengunjung yang juga sudah menyantap makanannya.

Pertama kali yang di rasa bunda adalah kuah yang ada di dalam mangkok yang menurutku seperti rasa mie kuah kari ayam,  kuah yang hangat tersebut membuat bunda lumyan menikmati makanan ini, dengan ikan lele yang di goreng crispy, di padu dengan sambal yang sudah ku beri kecap manis,  serta potongan lalapan menjadikan makan malam ini lumayan nikmat.

Gurih ikan lele terasa sampai ke tulang, abang pun sepertinya begitu sangat menikmati ayam goreng yang ada di piringnya, adek tampak lahap menghabiskan nasi dan ikannya, walaupun makan malam ini sederhana tetapi cukup membuat bunda melahap di antara pahitnya tenggorokannya.

You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey