Setelah Rest Area 87 Telah Terlewati


Kapal pun merapat ke dermaga kami pun langsung naik lagi ke bus masing-masing, kantuk yang sedikit terobati karena empuknya kursi kapal Sebuku, saat bus turun dari dalam kapal, buspun berjalan seperti tiada halangan. Karena badan masih penuh lelah di perjalanan 8 hari ini, akhirnya pilihan untuk tidur lebih kami pilih.

Bus pun berjalan dengan lancar, entah di bagian belakang ada apa dengan ribut-ribut yang terjadi ternyata subuh sudah berlalu bergitu saja, sedangkan saat membaca WA bus 3 sudah melakukan subuhan di kawasan rest area 87 sebelumnya, karena memang bus yang kutumpangi ini berada di posisi paling depan sehingga tidak menerima informasi dengan jelas.

Di saat jamaah lain masih ribut, ku sempurnakan dudukku dan melakukan sholat hormat waktu, itu yang di ajarkan oleh guru-guru kami di majelis, dan jika sampai di tempat yang pasti maka patutlah agar mengqodo sholat yang hormat waktu tersebut.




Ternyata bus ini berhenti di kawasan rest area 208 A dimana, rest area ini merupakan rest area yang belum jadi atau masih dalam tahap konstruksi, dengan pagar tinggi yang masih mengelilingi proyek, tetapi di sini tetap ada fasilitas musolah di dalam kontainer dan air bersih.

para jamaah banyak melakukan sholat subuh di sini kemudian sarapan dan istirahan untuk merilekan badan , setelah sholat subuh yang ku qodo maka akupun memilih sarapan mie goreng dan telur., lumayan untuk mengisi perut pagi ini.

Tidak lama lagi kami akan sampai ke kota Palembang, meninggalkan segala kenangan selama 8 hari perjalanan keliling pulau Jawa, entah kesan ini akan terulang lagi pada tahun depan atau tidak, hanya tuhan yang tahu, semoga Allah memberkahi kita semua.

You Might Also Read

0 comment

Like us

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Top Categories Dhinisa Journey